Posted by : Jaya Karta Minggu, 01 Mei 2011

Ada humor tentang seseorang yang mati dan diizinkan melihat ke surga atau neraka. Ia memutuskan untuk melihat-lihat dulu.
Di surga ia melihat suasana sangat senang. Sayup-sayup terdengar musik gereja yang lembut. Di sana semua orang berdoa. Rupanya ia tidak tertarik dengan suasana seperti itu.
Maka ia melihat neraka; dimana semua orang sedang minum-minum sambil ditemani banyak perempuan dengan baju erotis. Mereka tertawa dan berfoya-foya.
Ia pun memilih ke neraka.
Malaikat mengantarkannya kepada Lucifer, yang segera mengangkat dan siap mencemplungkannya ke belanga besar yang panas. Cepat-cepat ia protes,"Bukannya tadi ada musik, wanita, bar dan minuman ? Mana semua itu ?"

Dengan santai Licifer menjawab pertanyaannya, "Oh, itu tadi hanya iklan!"
Inilah kerap dilakukan iblis; "beriklan".
Iblis selalu hadir dengan iklan yang membuat kita terpikat. Ia menawarkan dosa sebagai sesuatu yang menyenangkan; membungkusnya seperti kado yang indah, sehingga tanpa sadar banyak orang terpikat olehnya.
Iblis selalu menjanjikan kenikmatan luar biasa, agar kita jatuh dalam perangkap. Paulus menasehati kita untuk mengenakan seluruh perlengkapan senjata rohani yang telah Tuhan berikan.
Iblis takkan pernah berhenti berusaha menjerat kita. Sekali kita lengah dan tertarik pada kenikmatan yang ia tawarkan, ia pun mengejar dan membujuk kita untuk terus melakukannya.
Iblis akan tertawa setelah tipuannya mampu memperdaya dan memikat kita.
Karena itu, "Berdoalah setiap waktu di dalam Roh dan berjaga-jagalah di dalam doamu itu dengan permohonan yang tak putus-putusnya untuk semua orang kudus.
"Iblis selalu membungkus dosa dengan sangat menarik. Jika kita tidak berhati-hati, kita bisa terpikat olehnya"

[http://www.a-little-notejaya.co.cc/]

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Sobatku

Blogger templates

- Copyright © Karta Jaya Center -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -