Posted by : Jaya Karta Kamis, 27 Oktober 2011

Pada dasarnya kehidupan ini penuh dengan lika-liku yang dapat menyesatkan jiwa manusia. Terkadang kita berpikir, untuk apa sebenarnya kita hidup didunia, kenapa kita tidak hidup di planet yang lain saja?. Jika kita bertanya seperti itu, itu tandanya kehidupan itu penuh dengan misteri yang susah untuk di tebak. Banyak orang mengatakan bahwa hidup itu menyenangkan, hidup itu memberikan sejuta kenangan. Dan masih banyak lagi orang-orang yang mengungkapkan perasaannya terhadapa kebaikan-kebaikan yang boleh terjadi dalam hidup mereka. Padahal sebenarnya mereka tidak tau bahwa semua itu aka nada masanya. Dalam catatan ini saya ingin mencoba menggalai tentang tujuan hidup di dunia. Tujuan saya ada di dunia ini sebelumnya sudah ada yang menetukan, sudah ada yang merencanakan. Secara tidak sadar saya dan anda telah menjalankan apa yang menjadi tujuan Siperancang hidup anda dan
saya. Terkadang banyak pendapat-pendapat yang mengatakan bahwa kita di dunia ini hanya untuk sementara saja, cumin menompang lewat doing (kata orang gaul…). Ada kalanya pernyataan seperti itu ada benarnya. Tetapi perlu kita ketahui bahwa kita lahir kedunia ini bukan karena sengaja, tetapi karena adanya sebuah visi yang tertanam dalam hidup hidup kita. Tetapi oleh karena jahatnya dunia mengakibatkan visi itu lama-lama semakin menghilang dari kehidupan kita. Hidup itu bagaikan sahabat kita, hidup itu butuh pengertian yang lebih dari kita supaya hidup itu tidak salah digunakan oleh kita. Hidup itu butuh pilihan supaya hidup itu bertumbuh. Hidup itu butuh perjuangan supaya hidup itu lebih bermakna. Dan masih banyak yang harud kita berikan untuk hidup. Seperti itulah seharusnya kita mengerti akan hidup. Terkadang dalam perjalanan hidup, saya sering bingung akan sebuah tujuan hidup itu seperti apa. Saya tidak percaya bahwa hidup itu mendatangkan kebahagiaan untuk setiap orang. Ternyata setelah saya telaah lebih dalam lagi bahwa senang atau susahnya hidup itu sebenarnya ada dalam smua tindakan kita. Jika kita memberikan yang terbaik dalam hidup, maka hidup akan memberikan kebahagiaan kepada kita. Itulah sebabnya pentingnya kita untuk mengerti akan kehidupan itu. Berbicara soala tujuan hidup, saya teringat akan sebuah kalimat yang mengatakan “Tuhan telah merangcang kehidupanmu sebelum kamu ada dalam kandungan ibumu”. Secara logika manusia memang pernyataan ini sangat kontroversial. Tetapi itulah sebuah karya Tuhan yang tidak bias dijangkau oleh akal manusia. Banyak di masa kini orang-orang muda yang tidak menghargai hidup. Hidup mereka telah dihiasi dengan perbuatan-perbuatan yang tidak dibenarkan oleh agama manapun. Seperti misalnya bermain dengan narkoba. Perlu kita ketahui betapa berharganya hidup kita bagi Tuhan. Tuhan menganggap kita sebagai biji mataNya, sehingga Dia menjaga kita setiap saat, tidak lupa untuk memberikan nafas kehidupan setiap paginya untuk kita. Sekarang pertanyaan yang timbul dalam benak kita adalah “Apakah sudah yang terbaik kuberikan kepada Tuhan?”. Mari kita renungkan dalam hati kita masing-masing. Memberikan yang terbaik bukan berarti kita harus memberikan sesuatu yang di luar jangkauan kita. Dengan mentaati perintahNya juga kita sudah memebrikan yang terbaik bagi Tuhan. Jadi kita jangan terlalu jauh berpikir teantang hal apa yang akan kita persembahkan kepada Tuhan. Dengan hidup benar juga kita telah mempersembahkan yang terbaik untuk Tuhan. Untuk itu jagalah hidup, sebagaimana anda menjaga hati anda. Jagalah hidup anda sebagaimana anda menjaga hubungan anda dengan sahabat anda. Dan jangan lupa persembahkanlah hidupmu yang benar hanya kepda Tuhan.

By: Jaya Karta

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Welcome to My Blog

Popular Post

Sobatku

Blogger templates

- Copyright © Karta Jaya Center -Robotic Notes- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -